Mantap! Mulai 2017, Tunjangan Sertifikasi Guru Akan Gunakan Sistem Online

Penyaluran TPG Data Harus Benar - Pernahkah bapak/ibu merasakan sering telat menerima tunjangan sertifikasi ( TPG) ? Ataukah malah jumlahnya berkurang dari nilai yang seharusnya? Nah, pada tahun 2017 nanti, kemungkinan tidak akan ada lagi kasus terlambatnya tunjangan sertifikasi guru maupun kurangnya jumlah yang diterima.
Penyaluran TPG Data Harus Benar

Kemdikbud, melalui Dirjen GTK terus membenahi dan memecahkan masalah terkait dengan penyaluran tunjanga profesi guru. Dirjen GTK merancang sistem online untuk pelaporan penyaluran TPG ( tunjangan seritifkasi). Ini sebagai upaya untuk mengantisipasi adanya keterlambatan pencairan TPG pada tahun 2017 nanti.
Sumarna Suryapranata, menjelaskan bahwa nantinya sistem laporan terkait penyaluran TPG harus dilakukan secara online. 
Dijelaskan, beberapa masalah yang terkait dengan penyaluran TPG setiap tahunnya, diantaranya adalah data yang kurang akurat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah optimalisasi data Dapodik. Dapodik nantinya akan menjadi sumber data yang akurat, karena menjadi data tunggal, tidak ada pendataan laiinya.

Lalu apa akibatnya jika  data Dapodik tidak akurat?
Efek data yang kurang akurat akan berimbas pada jumlah dana yang disalurkan. Jika data kurang, maka penyaluran menjadi terlambat, dan jika data  melebihi kondisi sebenarnya maka akan menimbulkan sisa lebih penggunaan anggaran (silpa).

Batas akhir penyaluran tunjangan TPG setiap triwulan sebenarnya adalah tanggal 9 di bulan ketiga, namun fakta lapangan pembayaran TPG seringkali terlambat. Untuk mengatasi hal tersebut maka Kemendikbud melakukan antisipasi dan sedang merancang sistem pelaporan online melalui Dapodik tadi.
Jadi, kedepan tidak akan ada lagi keterlambatan penyaluran TPG. Semoga bermanfaat. Info Kepegawaian.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mantap! Mulai 2017, Tunjangan Sertifikasi Guru Akan Gunakan Sistem Online"

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai posting, kami ijinkan menanam satu link aktif, dengan syarat, berkomentar dengan santun dan tidak ada unsur fitnah.